Kenapa Kita Perlu Network Attached Storage?

Synologo

Pada artikel kali ini kita membahas mengenai apa itu NAS, kapan sebaiknya seseorang memiliki sebuah NAS dan juga tips dalam memilih NAS yang tepat.

Network Attached Storage atau yang biasa disingkat dengan NAS, adalah perangkat penyimpanan file yang terkoneksi dan diakses melalui jaringan. Perangkat NAS secara fisik adalah sebuah komputer yang memilki sejumlah slot untuk media penyimpanan data (Drive Bay) dan juga konektor ke jaringan ethernet baik dengan kabel atau tanpa kabel (nirkabel) melalui wifi.

Selain menyimpan data, apa saja fungsi dari NAS?

1. Backup data

Backup data ini tidak hanya dapat dilakukan di perangkat komputer saja, data di dalam sebuah smartphone dan bahkan server juga bisa dicadangkan ke NAS. Dibanding solusi backup yang ditawarkan oleh cloud, penyimpanan data dalam jangka panjang akan lebih murah menggunakan NAS karena biaya yang dikeluarkan tidak bertambah seiring dengan berjalannya waktu.

2. File Sharing

Karena terkoneksi dengan jaringan, NAS dapat diakses secara bersamaan dari dari berbagai perangkat dan pengguna yang berbeda. hal ini memungkinkan NAS untuk menjembatani transaksi file antar perangkat dilakukan melalui jaringan baik dengan kabel maupun nirkabel. Hal ini umumnya berguna untuk pengguna NAS untuk di lingkungan perkantoran dimana transaksi data antar pengguna sering dilakukan dan menjadi lebih mudah karena tidak perlu pemindahan file menggunakan perangkat fisik seperti flash disk. Selain itu, NAS juga dapat terkoneksi dengan internet yang memungkinkan NAS dapat diakses darimana saja melalui perangkat yang terkoneksi dengan internet.

3. Multiple Access

Data yang disimpan didalam NAS dapat diakses melalui jaringan yang terkoneksi dengan NAS itu sendiri. Hal ini memungkinkan akses data dari perangkat yang berbeda secara bersamaan yang dapat memungkinkan NAS untuk memberikan akses dari satu file yang sama ke banyak perangkat. File seperti video, film dan musik dapat dinikmati dari berbagai perangkat yang berbeda. Selain itu file dalam bentuk dokumen seperti teks juga dapat diedit dan ditulis dari perangkat yang berbeda.

Dan seiring dengan kemajuan teknologi NAS banyak lagi fitur fitur spesifik lain seperti menyimpan data untuk perangkat CCTV, menjadi server untuk sebuah website pribadi dan bahkan menjadi server untuk streaming video.

Kapan sebaiknya kita memiliki NAS?

Jawaban untuk pertanyaan ini cukup mudah, selama anda membutuhkan perangkat penyimpanan data jangka panjang yang dapat diakses melalui banyak perangkat secara bersamaan, maka anda membutuhkan sebuah NAS!

Kemudian, NAS seperti apa yang cocok untuk anda?

Ada tiga hal penting yang perlu diketahui sebelum membeli sebuah NAS, pertama dan tentu saja yang paling utama adalah budget. Selain NAS bermerek, NAS juga dapat dibuat sendiri menggunakan komputer yang sudah tidak terpakai, dan bahkan sebuah raspberry pi. NAS bermerek memang mungkin relatif lebih mahal, akan tetapi NAS bermerek seperti dari Synology memiliki performa dan reliability yang lebih baik karena setiap komponennya memang sudah disesuaikan untuk menunjang hal hal yang dilakukan oleh NAS itu sendiri. Disamping itu, NAS bermerk jelas memberikan kemudahan penggunaan karena tidak perlu konfigurasi yang rumit.

Faktor kedua adalah kapasitas, selain kapasitas dari media penyimpanan yang terpasang didalam NAS itu sendiri, kapasitas NAS ditentukan oleh jumlah slot penyimpanan yang terdapat di NAS tersebut. Sebuah NAS dengan 4 slot yang diisi dengan 4 buah HDD berkapasitas 1TB memungkinkan kapasitas penyimpanan hingga 4TB. Beberapa seri NAS tertentu juga memungkinkan adanya expansion slot untuk menambahkan jumlah slot yang dimiliki sebuah NAS, sebuah NAS berkapasitas fisik 4 slot dapat disambungkan ke perangkat expansion slot agar menjadi satu kesatuan NAS dengan jumlah slot yang lebih banyak.

Poin terakhir yang perlu diketahui sebelum membeli sebuah NAS adalah fitur. Sebuah NAS bisa saja menjadi media penyimpanan dengan di lingkungan perkantoran dimana NAS tersebut akan diakses oleh banyak perangkat secara bersamaan, dalam kondisi seperti ini NAS dengan spesifikasi ethernet lebih tinggi tentunya akan lebih menunjang kegiatan di lingkungan perkantoran tersebut. Beberapa NAS keluaran terbaru dengan CPU berarsitektur x86 bahkan memungkinkan transcoding file video 4K berjalan secara native didalam NAS sehingga memungkinkan file video dengan resolusi 4K diakses tanpa memberikan beban terlalu berat di perangkat yang melakukan streaming video tersebut. Beberapa NAS juga disertai dengan modul wifi terintegrasi yang dapat memberikan kemudahan dalam proses setup NAS karena dapat diakses tanpa menggunakan kabel (nirkabel). Selain itu beberapa NAS dengan kemampuan seperti dukungan untuk protokol SAS dan RAID, dapat meningkatkan kemampuan NAS dalam menjamin data yang tersimpan didalam NAS terjaga dengan lebih baik.