Solusi Permasalahan Work From Home dari Synology

Semenjak pandemi COVID-19, banyak pemilik usaha perkantoran terpaksa mengharuskan pegawainya untuk bekerja dari rumah. Hal ini menimbulkan polemik di kalangan pemilik usaha untuk tetap dapat menjaga produktivitas dan kerjasama yang baik antar pegawainya dalam kondisi work from home (WFH). Bekerja dari rumah atau yang biasa disebut work from home tidak semudah yang dibayangkan. Kebutuhan untuk platform komunikasi atau diskusi jarak jauh dan sistem untuk akses sentral data yang aman dan dan terstruktur sangat penting demi berlangsungnya WFH.

Untuk mengatasi masalah-masalah yang terjadi dalam pembangunan ekosistem “Work From Home” (WFH) diatas, pebisnis umumnya menggunakan solusi penyimpanan data berbasis jaringan. Dalam hal ini secara spesifik terdapat dua jenis solusi untuk penyimpanan data berbasis jaringan. Yang pertama adalah Cloud Storage seperti google drive dan Network Attached Strorage.

Jadi mana yang lebih baik, Cloud Storage atau NAS?

Untuk menjawab pertanyaan diatas, berikut kami sertakan tabel perbandingan antara kedua solusi tersebut.

Network Attached Storage (NAS) Cloud Storage
Biaya dikeluarkan untuk hanya pembelian perangkat. Biaya dikeluarkan hanya untuk pembayaran jasa.
Data tersimpan didalam perangkat NAS. Data tersimpan di server penyedia jasa.
Data pengguna dikelola secara pribadi. Terdapat kemungkinan penggunaan data secara terbatas oleh penyedia jasa.
Tetap dapat diakses melalui jaringan lokal tanpa adanya internet. Hanya dapat diakses via internet.
Lebih murah pada penggunaan skala besar atau jangka panjang. Lebih murah pada penggunaan skala kecil atau jangka pendek.


Dari sini bisa kita lihat bahwa penggunaan cloud pada jangka pendek atau skala kecil cenderung lebih murah karena biaya yang dikeluarkan selalu sama atau linear seiring berjalannya waktu. Sedangkan untuk jangka panjang, terlebih pada skala bisnis dimana data tersimpan dalam jumlah besar, NAS menawarkan biaya yang signifikan lebih murah. Selain itu, NAS juga menawarkan fleksibilitas untuk tetap dapat digunakan tanpa jaringan internet, meskipun hanya terbatas pada jaringan lokal saja. Dalam beberapa situasi spesifik dimana data yang disimpan merupakan data yang sangat sensitif, umumnya penggunaan cloud dihindari untuk menghindari akses tidak diinginkan terhadap data sensitif tersebut.

Tapi, Apa itu Network Attached Storage?

Network Attached Storage atau biasa disingkat dengan NAS, adalah perangkat penyimpanan file yang terkoneksi dan diakses melalui jaringan. Perangkat NAS secara fisik adalah sebuah komputer yang memiliki sejumlah slot untuk media penyimpanan data (Drive Bay) dan juga konektor ke jaringan ethernet, baik dengan kabel atau tanpa kabel (nirkabel) melalui wifi. NAS sendiri secara general berfungsi untuk mendistribusikan dan mengelola data dari banyak pengguna yang terkoneksi melalui jaringan ethernet.

Menyambung artikel sebelumnya mengenai salah satu NAS 4-Bay dari seri DiskStation keluaran brand Synology yaitu DS920+. DS920+ ini menurut kami merupakan alternatif yang “pas”. Seri ini diposisikan di segmen Small to Medium Business (SMB). Didukung dengan 4-Bay yang mampu ditingkatkan kapasitasnya hingga 9-Bay, Penggunaan CPU berbasis arsitektur x86, dan tentunya sebagai NAS entry level pastinya harganya cukup terjangkau sehingga sangat pas digunakan sebagai pilihan awal untuk pengguna yang belum memiliki NAS sebelumnya.

Tidak hanya mumpuni dari segi hardware dan skalabilitasnya, DS920+ juga dibekali dengan software yang mumpuni dari Synology, yaitu DiskStation Manager (DSM). DiskStation Manager merupakan salah satu sistem operasi untuk NAS terbaik yang ada hingga saat ini. Dilengkapi dengan segudang fitur seperti Global Deduplikasi dan Incremental Backup yang dapat membuat NAS bekerja dengan sangat efisien yaitu dengan mencegah NAS untuk melakukan pencadangan terhadap file-file yang identik secara berulang sehingga dapat menghemat ruang, selain itu fitur ini juga akan mencegah pencadangan untuk file yang sudah dicadangkan sebelumnya sehingga pencadangan hanya dilakukan terhadap file yang mengalami perubahan dan penambahan saja.

Jadi apa yang membuat solusi yang ditawarkan oleh Synology menarik?

Berdasarkan pengalaman kami, terdapat 4 fitur penting yang dapat digunakan untuk memaksimalkan dan mempermudah WFH.

1. Synology QuickConnect

QuickConnect berfungsi membuat NAS dapat diakses melalui jaringan internet. Pengguna hanya perlu mendaftarkan sebuah alamat atau ID kedalam sistem QuickConnect dan NAS secara otomatis dapat diakses dari manapun selama pengguna terkoneksi dengan internet. menurut kami QuickConnect ini sangat cocok digunakan oleh pengguna awam karena sistem QuickConnect akan secara otomatis melakukan konfigurasinya sendiri.

2. Synology DDNS

DDNS (Dynamic Domain Name Service) berfungsi untuk membuat NAS dapat diakses melalui sebuah domain. Untuk menggunakan DDNS pengguna wajib terlebih dahulu memiliki alamat IP publik sendiri. DDNS memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk memanfaatkan domain dan alamat IP yang sudah dimiliki. Meskipun begitu, Synology juga memberikan opsi domain gratis untuk pengguna yang belum memiliki domain. Pengguna juga dapat melakukan kustomisasi terhadap alamat IP hingga port dan menggunakan SSL certificate untuk meningkatkan keamanan. Berbeda dengan QuickConnect, menurut kami DDNS memberikan keleluasaan dalam kustomisasi dan lebih diperuntukkan kepada pengguna yang memiliki pengetahuan mengenai jaringan komputer.

3. Synology MailPlus

Synology MailPlus merupakan layanan private webmail dari Synology. Sebagai private webmail, secara tidak langsung MailPlus memiliki proteksi ekstra dibanding layanan webmail publik karena penggunaan server pribadi yang tidak terekspos ke publik. MailPlus juga disertai dengan fitur migrasi untuk mempermudah pengguna untuk tetap dapat menggunakan layanan webmail lain seperti Gmail atau Yahoo Mail. Selain itu MailPlus juga disertai dengan filter untuk menyaring ancaman seperti spam dan virus. Tapi, apa yang sesungguhnya membedakan MailPlus dibanding layanan webmail lain? Menurut kami terdapat dua fitur unik yang terintegrasi didalam MailPlus yang membuatnya sangat nyaman digunakan. Pertama ada Synology Chat, fitur ini memungkinkan pengguna untuk melakukan chat kepada seluruh pengguna MailPlus untuk berkoordinasi mengenai email yang akan dikirimkan. Hal ini tentunya memudahkan pengirim email untuk memberikan informasi yang tepat guna dan efisien. Last but not least, MailPlus juga disertai dengan Synology Calendar dimana pengguna dapat melihat dan mencocokkan pekerjaan dengan to-do list yang terintegrasi langsung didalam fitur ini.

4. Synology Drive

Synology Drive dapat dianalogikan sebagai jantung atau komponen utama dalam penggunaan NAS. Synology Drive memfasilitasi pengguna untuk mengakses file yang ada didalam NAS. Apabila dikombinasikan dengan QuickConnect atau DDNS, memungkinkan pengguna untuk memiliki sebuah Cloud Storage pribadi yang 100% bebas biaya berlangganan. Selain itu Synology Drive juga disertai dengan fitur Intelliversioning, Intelliversioning ada sistem version control terhadap file yang berada didalam NAS. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengakses sebuah file didalam keadaan yang lampau. Tidak hanya itu, Intelliversioning juga dibekali dengan kemampuan khusus untuk memilih versi apa dari file tersebut yang sekiranya akan dibutuhkan oleh pengguna. Fitur terakhir yang menurut kami membuat Synology Drive sangat kompetitif dibanding solusi sejenis adalah Synology Office. Synology Office merupakan sebuah sistem penyuntingan dokumen berbasis jaringan yang terintegrasi secara langsung didalam Synology Drive. Sebagai gambaran, Synology Office bisa dibilang adalah versi lebih advance dari solusi sejenis yang ditawarkan oleh Google yaitu Docs, Sheets dan Slides. Tidak hanya memungkinkan pengguna untuk melakukan penyuntingan yang akan tersimpan dan tersinkronisasi secara realtime. Fitur ini juga memungkinkan file yang sama diakses secara bersamaan. Tentunya Synology juga tidak lupa menambahkan Synology Chat sebagai pelengkap yang sempurna yang membuat kami merasa fitur ini sangat cocok digunakan di untuk mempermudah WFH.

Menurut kami, solusi dan pendekatan yang dilakukan oleh Synology ini bisa dibilang adalah sebuah paket komplit. Masalah terhadap akses data melalui internet? Ada QuickConnect dan DDNS. Mengakses dan menyunting file secara bersamaan dan reatime? Ada Synology Office. Bingung mengenai penyuntingan dokumen atau email? Synology Chat terintegrasi di kedua fitur untuk memastikan anda dan tim selalu terkoneksi tanpa hambatan. Apakah fitur yang diberikan hanya itu saja? Tentu tidak, Disamping layanan atau fitur yang sudah disediakan oleh Synology, mereka juga memberikan keleluasaan kepada penggunanya untuk dapat memasang aplikasi atau layanan tambahan melalui repository pihak ketiga.

Mau tau lebih lanjut soal Synology Drive? KLIK DISINI!