WFH Lebih Efisien Bersama Synology NAS

Melanjutkan artikel sebelumnya yang membahas mengenai Synology DS920+, kali ini kita akan membahas mengenai cara memaksimalkan penggunaan NAS dari Synology untuk menunjang kegiatan Work From Home (WFH).

Jadi Pertanyaan besarnya adalah, Kenapa memilih NAS dari Synology untuk menunjang kegiatan WFH?

Untuk menjawab pertanyaan diatas, kita perlu membandingkan NAS dari Synology dengan solusi penyimpanan data yang lain.

Traditional File Sharing

NAS

Cloud

Tanpa opsi untuk kolaborasi Dengan opsi untuk kolaborasi Dengan opsi untuk kolaborasi
Pembayaran di awal Pembayaran di awal

Pembayaran berlangganan

Data disimpan di server pribadi Data disimpan di server pribadi Data disimpan di server penyedia jasa
TCO untuk jangka panjang tidak meningkat signifikan TCO untuk jangka panjang tidak meningkat signifikan TCO untuk jangka panjang meningkat signifikan
Meningkatkan kapasitas penyimpanan tidak meningkatkan biaya secara signifikan Meningkatkan kapasitas penyimpanan tidak meningkatkan biaya secara signifikan Meningkatkan kapasitas penyimpanan biaya secara signifikan
Dapat diakses secara lokal dan via internet Dapat diakses secara lokal dan via internet Hanya dapat diakses via internet

Poin penting pertama adalah “kolaborasi”. NAS dari brand Synology selain mampu bekerja layaknya server file sharing tradisional, juga dapat diakses layaknya editor dokumen online seperti Google Docs dan Spreadsheet melalui aplikasi Synology Office. Hal ini memungkinkan akses ke file dokumen yang sama secara bersamaan tanpa adanya kemungkinan untuk saling menimpa satu sama lain. Hal ini sangat berguna dalam kondisi WFH dimana kita tidak dimungkinkan untuk melakukan diskusi atau pertemuan tatap muka secara langsung.

Concern selanjutnya adalah mengenai Total Cost of Ownership (TCO). TCO untuk Server File Sharing Tradisional atau NAS kurang lebih sama, yaitu biaya untuk pembelian hardware berupa server dan media penyimpanannya. Sedangkan pada layanan penyimpanan data cloud biaya yang dikeluarkan adalah biaya berlangganan bulanan. Kelemahan dari layanan cloud adalah TCO yang meningkat secara signifikan untuk kapasitas skala besar maupun untuk solusi penyimpanan jangka panjang. Selain itu untuk relevansi penggunaan jangka panjang di kondisi yang sudah tidak lagi menerapkan WFH, kemampuan untuk akses dalam jaringan lokal juga merupakan poin penting dalam kegiatan bisnis agar produktifitas tetap terjaga meskipun terjadi gangguan pada jaringan internet.

Pertimbangan terakhir yang tidak kalah penting adalah keamanan data. Kerahasiaan data sensitif perusahaan menjadi concern dalam penggunaan layanan penyimpanan cloud. Penyimpanan data sensitif di lokasi fisik yang tidak dapat dipantau secara langsung masih menjadi pertimbangan yang penting di kalangan pebisnis hingga saat ini.

Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan diatas dapat kita simpulkan bahwa NAS dari Synology merupakan solusi yang paling efektif untuk menunjang kegiatan bisnis, baik dalam kondisi WFH ataupun tidak. NAS dari Synology mampu menggabungkan fleksibilitas akses dari layanan cloud dengan biaya yang lebih terjangkau dan keamanan yang lebih baik dari solusi penyimpanan data tradisional.