<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Maulana Muhammad Zakiyuddin, Author at Efison Lisan Teknologi</title>
	<atom:link href="https://efisonlt.com/author/acong/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://efisonlt.com/author/acong/</link>
	<description>Computation for Everybody</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Mar 2021 06:01:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://efisonlt.com/wp-content/uploads/2020/03/cropped-efison_logo_orange-skuer-32x32.png</url>
	<title>Maulana Muhammad Zakiyuddin, Author at Efison Lisan Teknologi</title>
	<link>https://efisonlt.com/author/acong/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Solusi Permasalahan Work From Home dari Synology</title>
		<link>https://efisonlt.com/solusi-akses-data-saat-work-from-home/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=solusi-akses-data-saat-work-from-home</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Maulana Muhammad Zakiyuddin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Mar 2021 02:20:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[synology]]></category>
		<category><![CDATA[work from home]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://efisonlt.com/?p=1060</guid>

					<description><![CDATA[<p>Semenjak pandemi COVID-19, banyak pemilik usaha perkantoran terpaksa mengharuskan pegawainya untuk bekerja dari rumah. Hal ini menimbulkan polemik di kalangan pemilik usaha untuk tetap dapat menjaga produktivitas dan kerjasama yang baik antar pegawainya dalam kondisi work from home (WFH). Bekerja dari rumah atau yang biasa disebut work from home tidak semudah yang dibayangkan. Kebutuhan untuk&#8230;&#160;<a href="https://efisonlt.com/solusi-akses-data-saat-work-from-home/" rel="bookmark">Read More &#187;<span class="screen-reader-text">Solusi Permasalahan Work From Home dari Synology</span></a></p>
<p>The post <a href="https://efisonlt.com/solusi-akses-data-saat-work-from-home/">Solusi Permasalahan Work From Home dari Synology</a> appeared first on <a href="https://efisonlt.com">Efison Lisan Teknologi</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;">Semenjak pandemi COVID-19, banyak pemilik usaha perkantoran terpaksa mengharuskan pegawainya untuk bekerja dari rumah. Hal ini menimbulkan polemik di kalangan pemilik usaha untuk tetap dapat menjaga produktivitas dan kerjasama yang baik antar pegawainya dalam kondisi work from home (WFH). Bekerja dari rumah atau yang biasa disebut work from home tidak semudah yang dibayangkan. Kebutuhan untuk platform komunikasi atau diskusi jarak jauh dan sistem untuk akses sentral data yang aman dan dan terstruktur sangat penting demi berlangsungnya WFH.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Untuk mengatasi masalah-masalah yang terjadi dalam pembangunan ekosistem “Work From Home” (WFH) diatas, pebisnis umumnya menggunakan solusi penyimpanan data berbasis jaringan. Dalam hal ini secara spesifik terdapat dua jenis solusi untuk penyimpanan data berbasis jaringan. Yang pertama adalah Cloud Storage seperti google drive dan Network Attached Strorage.</span></p>
<h2>Jadi mana yang lebih baik, Cloud Storage atau NAS?</h2>
<p>Untuk menjawab pertanyaan diatas, berikut kami sertakan tabel perbandingan antara kedua solusi tersebut.</p>
<table style="border-collapse: collapse; width: 100%; height: 264px;">
<tbody>
<tr style="height: 24px;">
<td style="width: 50%; height: 24px;"><span style="font-size: 12pt;">Network Attached Storage (NAS)</span></td>
<td style="width: 50%; height: 24px;"><span style="font-size: 12pt;">Cloud Storage</span></td>
</tr>
<tr style="height: 48px;">
<td style="width: 50%; height: 48px;">Biaya dikeluarkan untuk hanya pembelian perangkat.</td>
<td style="width: 50%; height: 48px;">Biaya dikeluarkan hanya untuk pembayaran jasa.</td>
</tr>
<tr style="height: 48px;">
<td style="width: 50%; height: 48px;"><span style="font-size: 12pt;">Data tersimpan didalam perangkat NAS.</span></td>
<td style="width: 50%; height: 48px;"><span style="font-size: 12pt;">Data tersimpan di server penyedia jasa.</span></td>
</tr>
<tr style="height: 48px;">
<td style="width: 50%; height: 48px;"><span style="font-size: 12pt;">Data pengguna dikelola secara pribadi.</span></td>
<td style="width: 50%; height: 48px;"><span style="font-size: 12pt;">Terdapat kemungkinan penggunaan data secara terbatas oleh penyedia jasa.</span></td>
</tr>
<tr style="height: 48px;">
<td style="width: 50%; height: 48px;"><span style="font-size: 12pt;">Tetap dapat diakses melalui jaringan lokal tanpa adanya internet.</span></td>
<td style="width: 50%; height: 48px;"><span style="font-size: 12pt;">Hanya dapat diakses via internet.</span></td>
</tr>
<tr style="height: 48px;">
<td style="width: 50%; height: 48px;"><span style="font-size: 12pt;">Lebih murah pada penggunaan skala besar atau jangka panjang.</span></td>
<td style="width: 50%; height: 48px;">Lebih murah pada penggunaan skala kecil atau jangka pendek.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span style="font-size: 12pt;"><br />
Dari sini bisa kita lihat bahwa penggunaan cloud pada jangka pendek atau skala kecil cenderung lebih murah karena biaya yang dikeluarkan selalu sama atau linear seiring berjalannya waktu. Sedangkan untuk jangka panjang, terlebih pada skala bisnis dimana data tersimpan dalam jumlah besar, NAS menawarkan biaya yang signifikan lebih murah. Selain itu, NAS juga menawarkan fleksibilitas untuk tetap dapat digunakan tanpa jaringan internet, meskipun hanya terbatas pada jaringan lokal saja. Dalam beberapa situasi spesifik dimana data yang disimpan merupakan data yang sangat sensitif, umumnya penggunaan cloud dihindari untuk menghindari akses tidak diinginkan terhadap data sensitif tersebut.<br />
</span></p>
<h2>Tapi, Apa itu Network Attached Storage?</h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Network Attached Storage atau biasa disingkat dengan NAS, adalah perangkat penyimpanan file yang terkoneksi dan diakses melalui jaringan. Perangkat NAS secara fisik adalah sebuah komputer yang memiliki sejumlah slot untuk media penyimpanan data (Drive Bay) dan juga konektor ke jaringan ethernet, baik dengan kabel atau tanpa kabel (nirkabel) melalui wifi. NAS sendiri secara general berfungsi untuk mendistribusikan dan mengelola data dari banyak pengguna yang terkoneksi melalui jaringan ethernet.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Menyambung artikel sebelumnya mengenai salah satu NAS 4-Bay dari seri DiskStation keluaran brand Synology yaitu DS920+. DS920+ ini menurut kami merupakan alternatif yang “pas”. Seri ini diposisikan di segmen Small to Medium Business (SMB). Didukung dengan 4-Bay yang mampu ditingkatkan kapasitasnya hingga 9-Bay, Penggunaan CPU berbasis arsitektur x86, dan tentunya sebagai NAS entry level pastinya harganya cukup terjangkau sehingga sangat pas digunakan sebagai pilihan awal untuk pengguna yang belum memiliki NAS sebelumnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Tidak hanya mumpuni dari segi hardware dan skalabilitasnya, DS920+ juga dibekali dengan software yang mumpuni dari Synology, yaitu DiskStation Manager (DSM). DiskStation Manager merupakan salah satu sistem operasi untuk NAS terbaik yang ada hingga saat ini. Dilengkapi dengan segudang fitur seperti Global Deduplikasi dan Incremental Backup yang dapat membuat NAS bekerja dengan sangat efisien yaitu dengan mencegah NAS untuk melakukan pencadangan terhadap file-file yang identik secara berulang sehingga dapat menghemat ruang, selain itu fitur ini juga akan mencegah pencadangan untuk file yang sudah dicadangkan sebelumnya sehingga pencadangan hanya dilakukan terhadap file yang mengalami perubahan dan penambahan saja.<br />
</span></p>
<h2>Jadi apa yang membuat solusi yang ditawarkan oleh Synology menarik?</h2>
<p>Berdasarkan pengalaman kami, terdapat 4 fitur penting yang dapat digunakan untuk memaksimalkan dan mempermudah WFH.</p>
<h3>1. Synology QuickConnect</h3>
<p>QuickConnect berfungsi membuat NAS dapat diakses melalui jaringan internet. Pengguna hanya perlu mendaftarkan sebuah alamat atau ID kedalam sistem QuickConnect dan NAS secara otomatis dapat diakses dari manapun selama pengguna terkoneksi dengan internet. menurut kami QuickConnect ini sangat cocok digunakan oleh pengguna awam karena sistem QuickConnect akan secara otomatis melakukan konfigurasinya sendiri.</p>
<h3>2. Synology DDNS</h3>
<p>DDNS (Dynamic Domain Name Service) berfungsi untuk membuat NAS dapat diakses melalui sebuah domain. Untuk menggunakan DDNS pengguna wajib terlebih dahulu memiliki alamat IP publik sendiri. DDNS memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk memanfaatkan domain dan alamat IP yang sudah dimiliki. Meskipun begitu, Synology juga memberikan opsi domain gratis untuk pengguna yang belum memiliki domain. Pengguna juga dapat melakukan kustomisasi terhadap alamat IP hingga port dan menggunakan SSL certificate untuk meningkatkan keamanan. Berbeda dengan QuickConnect, menurut kami DDNS memberikan keleluasaan dalam kustomisasi dan lebih diperuntukkan kepada pengguna yang memiliki pengetahuan mengenai jaringan komputer.</p>
<h3>3. Synology MailPlus</h3>
<p>Synology MailPlus merupakan layanan private webmail dari Synology. Sebagai private webmail, secara tidak langsung MailPlus memiliki proteksi ekstra dibanding layanan webmail publik karena penggunaan server pribadi yang tidak terekspos ke publik. MailPlus juga disertai dengan fitur migrasi untuk mempermudah pengguna untuk tetap dapat menggunakan layanan webmail lain seperti Gmail atau Yahoo Mail. Selain itu MailPlus juga disertai dengan filter untuk menyaring ancaman seperti spam dan virus. Tapi, apa yang sesungguhnya membedakan MailPlus dibanding layanan webmail lain? Menurut kami terdapat dua fitur unik yang terintegrasi didalam MailPlus yang membuatnya sangat nyaman digunakan. Pertama ada Synology Chat, fitur ini memungkinkan pengguna untuk melakukan chat kepada seluruh pengguna MailPlus untuk berkoordinasi mengenai email yang akan dikirimkan. Hal ini tentunya memudahkan pengirim email untuk memberikan informasi yang tepat guna dan efisien. Last but not least, MailPlus juga disertai dengan Synology Calendar dimana pengguna dapat melihat dan mencocokkan pekerjaan dengan to-do list yang terintegrasi langsung didalam fitur ini.</p>
<h3>4. Synology Drive</h3>
<p>Synology Drive dapat dianalogikan sebagai jantung atau komponen utama dalam penggunaan NAS. Synology Drive memfasilitasi pengguna untuk mengakses file yang ada didalam NAS. Apabila dikombinasikan dengan QuickConnect atau DDNS, memungkinkan pengguna untuk memiliki sebuah Cloud Storage pribadi yang 100% bebas biaya berlangganan. Selain itu Synology Drive juga disertai dengan fitur Intelliversioning, Intelliversioning ada sistem version control terhadap file yang berada didalam NAS. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengakses sebuah file didalam keadaan yang lampau. Tidak hanya itu, Intelliversioning juga dibekali dengan kemampuan khusus untuk memilih versi apa dari file tersebut yang sekiranya akan dibutuhkan oleh pengguna. Fitur terakhir yang menurut kami membuat Synology Drive sangat kompetitif dibanding solusi sejenis adalah Synology Office. Synology Office merupakan sebuah sistem penyuntingan dokumen berbasis jaringan yang terintegrasi secara langsung didalam Synology Drive. Sebagai gambaran, Synology Office bisa dibilang adalah versi lebih advance dari solusi sejenis yang ditawarkan oleh Google yaitu Docs, Sheets dan Slides. Tidak hanya memungkinkan pengguna untuk melakukan penyuntingan yang akan tersimpan dan tersinkronisasi secara realtime. Fitur ini juga memungkinkan file yang sama diakses secara bersamaan. Tentunya Synology juga tidak lupa menambahkan Synology Chat sebagai pelengkap yang sempurna yang membuat kami merasa fitur ini sangat cocok digunakan di untuk mempermudah WFH.</p>
<p>Menurut kami, solusi dan pendekatan yang dilakukan oleh Synology ini bisa dibilang adalah sebuah paket komplit. Masalah terhadap akses data melalui internet? Ada QuickConnect dan DDNS. Mengakses dan menyunting file secara bersamaan dan reatime? Ada Synology Office. Bingung mengenai penyuntingan dokumen atau email? Synology Chat terintegrasi di kedua fitur untuk memastikan anda dan tim selalu terkoneksi tanpa hambatan. Apakah fitur yang diberikan hanya itu saja? Tentu tidak, Disamping layanan atau fitur yang sudah disediakan oleh Synology, mereka juga memberikan keleluasaan kepada penggunanya untuk dapat memasang aplikasi atau layanan tambahan melalui repository pihak ketiga.</p>
<p>Mau tau lebih lanjut soal Synology Drive? <a href="https://event.synology.com/en-id/Drive_remote_work">KLIK DISINI!</a></p>
<p>The post <a href="https://efisonlt.com/solusi-akses-data-saat-work-from-home/">Solusi Permasalahan Work From Home dari Synology</a> appeared first on <a href="https://efisonlt.com">Efison Lisan Teknologi</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>WFH Lebih Efisien Bersama Synology NAS</title>
		<link>https://efisonlt.com/wfh-lebih-efisien-bersama-synology-nas/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=wfh-lebih-efisien-bersama-synology-nas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Maulana Muhammad Zakiyuddin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Jan 2021 08:16:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://efisonlt.com/?p=993</guid>

					<description><![CDATA[<p>Melanjutkan artikel sebelumnya yang membahas mengenai Synology DS920+, kali ini kita akan membahas mengenai cara memaksimalkan penggunaan NAS dari Synology untuk menunjang kegiatan Work From Home (WFH). Jadi Pertanyaan besarnya adalah, Kenapa memilih NAS dari Synology untuk menunjang kegiatan WFH? Untuk menjawab pertanyaan diatas, kita perlu membandingkan NAS dari Synology dengan solusi penyimpanan data yang&#8230;&#160;<a href="https://efisonlt.com/wfh-lebih-efisien-bersama-synology-nas/" rel="bookmark">Read More &#187;<span class="screen-reader-text">WFH Lebih Efisien Bersama Synology NAS</span></a></p>
<p>The post <a href="https://efisonlt.com/wfh-lebih-efisien-bersama-synology-nas/">WFH Lebih Efisien Bersama Synology NAS</a> appeared first on <a href="https://efisonlt.com">Efison Lisan Teknologi</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Melanjutkan artikel sebelumnya yang membahas mengenai Synology DS920+, kali ini kita akan membahas mengenai cara memaksimalkan penggunaan NAS dari Synology untuk menunjang kegiatan Work From Home (WFH).</p>
<h3>Jadi Pertanyaan besarnya adalah, Kenapa memilih NAS dari Synology untuk menunjang kegiatan WFH?</h3>
<p>Untuk menjawab pertanyaan diatas, kita perlu membandingkan NAS dari Synology dengan solusi penyimpanan data yang lain.<br /><br /></p>
<table style="border-collapse: collapse; width: 100%; height: 360px;">
<tbody>
<tr style="height: 24px;">
<td style="width: 33.3333%; text-align: center; height: 24px;">
<h4>Traditional File Sharing</h4>
</td>
<td style="width: 33.3333%; text-align: center; height: 24px;">
<h4>NAS</h4>
</td>
<td style="width: 33.3333%; text-align: center; height: 24px;">
<h4>Cloud</h4>
</td>
</tr>
<tr style="height: 48px;">
<td style="width: 33.3333%; height: 48px; text-align: center;">Tanpa opsi untuk kolaborasi</td>
<td style="width: 33.3333%; height: 48px; text-align: center;">Dengan opsi untuk kolaborasi</td>
<td style="width: 33.3333%; height: 48px; text-align: center;">Dengan opsi untuk kolaborasi</td>
</tr>
<tr style="height: 24px;">
<td style="width: 33.3333%; height: 24px; text-align: center;">Pembayaran di awal</td>
<td style="width: 33.3333%; height: 24px; text-align: center;">Pembayaran di awal</td>
<td style="width: 33.3333%; height: 24px; text-align: center;">
<p>Pembayaran berlangganan</p>
</td>
</tr>
<tr style="height: 72px;">
<td style="width: 33.3333%; text-align: center; height: 72px;">Data disimpan di server pribadi</td>
<td style="width: 33.3333%; text-align: center; height: 72px;">Data disimpan di server pribadi</td>
<td style="width: 33.3333%; text-align: center; height: 72px;">Data disimpan di server penyedia jasa</td>
</tr>
<tr style="height: 48px;">
<td style="width: 33.3333%; text-align: center; height: 48px;">TCO untuk jangka panjang tidak meningkat signifikan</td>
<td style="width: 33.3333%; text-align: center; height: 48px;">TCO untuk jangka panjang tidak meningkat signifikan</td>
<td style="width: 33.3333%; text-align: center; height: 48px;">TCO untuk jangka panjang meningkat signifikan</td>
</tr>
<tr style="height: 96px;">
<td style="width: 33.3333%; text-align: center; height: 96px;">Meningkatkan kapasitas penyimpanan tidak meningkatkan biaya secara signifikan</td>
<td style="width: 33.3333%; text-align: center; height: 96px;">Meningkatkan kapasitas penyimpanan tidak meningkatkan biaya secara signifikan</td>
<td style="width: 33.3333%; text-align: center; height: 96px;">Meningkatkan kapasitas penyimpanan biaya secara signifikan</td>
</tr>
<tr style="height: 48px;">
<td style="width: 33.3333%; text-align: center; height: 48px;">Dapat diakses secara lokal dan via internet</td>
<td style="width: 33.3333%; text-align: center; height: 48px;">Dapat diakses secara lokal dan via internet</td>
<td style="width: 33.3333%; text-align: center; height: 48px;">Hanya dapat diakses via internet</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Poin penting pertama adalah &#8220;kolaborasi&#8221;. NAS dari brand Synology selain mampu bekerja layaknya server file sharing tradisional, juga dapat diakses layaknya editor dokumen online seperti Google Docs dan Spreadsheet melalui aplikasi Synology Office. Hal ini memungkinkan akses ke file dokumen yang sama secara bersamaan tanpa adanya kemungkinan untuk saling menimpa satu sama lain. Hal ini sangat berguna dalam kondisi WFH dimana kita tidak dimungkinkan untuk melakukan diskusi atau pertemuan tatap muka secara langsung.</p>
<p>Concern selanjutnya adalah mengenai Total Cost of Ownership (TCO). TCO untuk Server File Sharing Tradisional atau NAS kurang lebih sama, yaitu biaya untuk pembelian hardware berupa server dan media penyimpanannya. Sedangkan pada layanan penyimpanan data cloud biaya yang dikeluarkan adalah biaya berlangganan bulanan. Kelemahan dari layanan cloud adalah TCO yang meningkat secara signifikan untuk kapasitas skala besar maupun untuk solusi penyimpanan jangka panjang. Selain itu untuk relevansi penggunaan jangka panjang di kondisi yang sudah tidak lagi menerapkan WFH, kemampuan untuk akses dalam jaringan lokal juga merupakan poin penting dalam kegiatan bisnis agar produktifitas tetap terjaga meskipun terjadi gangguan pada jaringan internet.</p>
<p>Pertimbangan terakhir yang tidak kalah penting adalah keamanan data. Kerahasiaan data sensitif perusahaan menjadi concern dalam penggunaan layanan penyimpanan cloud. Penyimpanan data sensitif di lokasi fisik yang tidak dapat dipantau secara langsung masih menjadi pertimbangan yang penting di kalangan pebisnis hingga saat ini.</p>
<p>Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan diatas dapat kita simpulkan bahwa NAS dari Synology merupakan solusi yang paling efektif untuk menunjang kegiatan bisnis, baik dalam kondisi WFH ataupun tidak. NAS dari Synology mampu menggabungkan fleksibilitas akses dari layanan cloud dengan biaya yang lebih terjangkau dan keamanan yang lebih baik dari solusi penyimpanan data tradisional.</p>
<p>The post <a href="https://efisonlt.com/wfh-lebih-efisien-bersama-synology-nas/">WFH Lebih Efisien Bersama Synology NAS</a> appeared first on <a href="https://efisonlt.com">Efison Lisan Teknologi</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Synology DS920+, NAS 4-Bay Terbaik?</title>
		<link>https://efisonlt.com/synology-ds920-nas-4-bay-terbaik/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=synology-ds920-nas-4-bay-terbaik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Maulana Muhammad Zakiyuddin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2021 13:27:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[nas]]></category>
		<category><![CDATA[network]]></category>
		<category><![CDATA[storage]]></category>
		<category><![CDATA[synology]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://efisonlt.com/?p=891</guid>

					<description><![CDATA[<p>Synology DS920+ diperkenalkan pada pertengahan tahun 2020 untuk menggantikan Synology DS918+ yang sudah rilis sebelumnya. Seperti apa kemampuan dan fitur yang disematkan ke NAS entry-level 4-bay ini? Berikut poin poin penting yang perlu anda ketahui sebelum membeli Synology DS920+. 1. Drivebay yang aman, mudah, dan expandable Synology DS920+ meskipun berdimensi cukup kecil, mampu memuat 4-drivebay&#8230;&#160;<a href="https://efisonlt.com/synology-ds920-nas-4-bay-terbaik/" rel="bookmark">Read More &#187;<span class="screen-reader-text">Synology DS920+, NAS 4-Bay Terbaik?</span></a></p>
<p>The post <a href="https://efisonlt.com/synology-ds920-nas-4-bay-terbaik/">Synology DS920+, NAS 4-Bay Terbaik?</a> appeared first on <a href="https://efisonlt.com">Efison Lisan Teknologi</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Synology DS920+ diperkenalkan pada pertengahan tahun 2020 untuk menggantikan Synology DS918+ yang sudah rilis sebelumnya. Seperti apa kemampuan dan fitur yang disematkan ke NAS entry-level 4-bay ini? Berikut poin poin penting yang perlu anda ketahui sebelum membeli Synology DS920+.</p>
<h4>1. Drivebay yang aman, mudah, dan expandable</h4>
<p><a href="https://efisonlt.com/wp-content/uploads/2021/01/5_6321085824028901675-scaled.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignright wp-image-1003 size-medium" src="https://efisonlt.com/wp-content/uploads/2021/01/5_6321085824028901675-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" srcset="https://efisonlt.com/wp-content/uploads/2021/01/5_6321085824028901675-300x225.jpg 300w, https://efisonlt.com/wp-content/uploads/2021/01/5_6321085824028901675-1024x769.jpg 1024w, https://efisonlt.com/wp-content/uploads/2021/01/5_6321085824028901675-768x577.jpg 768w, https://efisonlt.com/wp-content/uploads/2021/01/5_6321085824028901675-1536x1153.jpg 1536w, https://efisonlt.com/wp-content/uploads/2021/01/5_6321085824028901675-2048x1538.jpg 2048w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a>Synology DS920+ meskipun berdimensi cukup kecil, mampu memuat 4-drivebay untuk HDD berukuran 3,5 Inch. Selain itu untuk menunjang kemampuan upgrade yang lebih baik, Synology DS920+ juga mampu ditambahkan sebuah expansion unit sehingga dapat menjadi satu kesatuan NAS dengan 9-drivebay. Jumlah drivebay yang  lebih banyak juga dapat membantu memberikan opsi RAID tambahan baik untuk meningkatkan kecepatan maupun meningkatkan keamanan. Fitur menarik lain yang perlu digarisbawahi adalah drivebay dari DS920+ mampu dipasang dengan HDD dengan form factor 3,5mm tanpa menggunakan bantuan peralatan tambahan atau disebut tool-less drivebay, sayang sekali fitur ini tidak berlaku untuk pemasangan HDD/SSD dengan form factor 2,5mm. Meskipun begitu, sekrup untuk pemasangan HDD/SSD dengan form factor 2,5mm sudah disertakan dalam paket penjualan. Sebagai tambahan fitur keamanan, drivebay pada Synology DS920+ juga dapat dikunci sehingga dapat menghindarkan akses yang tidak diinginkan seperti jangkauan dari anak-anak.</p>
<h4>2. Dapur pacu yang mumpuni untuk transfer data hingga transcoding 4K Video</h4>
<p><img decoding="async" class="size-medium wp-image-1016 alignright" src="https://efisonlt.com/wp-content/uploads/2021/01/Intelceleron2020-300x300.png" alt="" width="300" height="300" srcset="https://efisonlt.com/wp-content/uploads/2021/01/Intelceleron2020-300x300.png 300w, https://efisonlt.com/wp-content/uploads/2021/01/Intelceleron2020-150x150.png 150w, https://efisonlt.com/wp-content/uploads/2021/01/Intelceleron2020-768x768.png 768w, https://efisonlt.com/wp-content/uploads/2021/01/Intelceleron2020.png 1000w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Synology DS920+ dibekali prosesor quad core Intel Celeron J4125 dengan clock maksimal hingga 2,7 GHz. Dibanding dengan pendahulunya yaitu DS918+ yang disertai dengan prosesor quad core Intel Celeron J3455 dengan clock maksimal yang hanya 2,3 GHz, DS920+ memberikan peningkatan kecepatan yang cukup baik. Sangat disayangkan Synology masih belum menyertakan prosesor Intel Core Series ke seri DS920+ ini. Meskipun hanya menggunakan prosesor Intel Celeron J4125, penggunaan prosesor dengan arsitektur x86 memungkinkan penambahan banyak fitur seperti dukungan untuk file system BTRFS, kemampuan hosting Virtual Machine, dan bahkan kemampuan untuk transcoding video di Plex Media Server hingga resolusi 1080p FullHD dan 4K UltraHD!</p>
<h4>3. Upgradeable performance</h4>
<p>Tidak hanya mampu meningkatkan kapasitas drivebay dengan expansion unit, Synology DS920+ juga dibekali beberapa fitur tambahan untuk meningkatkan performanya lebih jauh lagi. Yang pertama adalah slot RAM, Selain 4GB yang sudah terpasang Synology juga memberikan tambahan berupa 1 slot yang dapat digunakan untuk meningkatkan kapasitas RAM dari DS920+. Akan tetapi meskipun memiliki slot RAM tambahan, kapasitas maksimal yang mampu diakomodasi oleh prosesor dari DS920+ terbatas di kapasitas 8GB saja.</p>
<p><a href="https://efisonlt.com/wp-content/uploads/2021/01/5_6321085824028901667-scaled-e1609835397469.jpg"><img decoding="async" class="alignright wp-image-995 size-medium" src="https://efisonlt.com/wp-content/uploads/2021/01/5_6321085824028901667-scaled-e1609835397469-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" srcset="https://efisonlt.com/wp-content/uploads/2021/01/5_6321085824028901667-scaled-e1609835397469-300x225.jpg 300w, https://efisonlt.com/wp-content/uploads/2021/01/5_6321085824028901667-scaled-e1609835397469-1024x769.jpg 1024w, https://efisonlt.com/wp-content/uploads/2021/01/5_6321085824028901667-scaled-e1609835397469-768x577.jpg 768w, https://efisonlt.com/wp-content/uploads/2021/01/5_6321085824028901667-scaled-e1609835397469-1536x1153.jpg 1536w, https://efisonlt.com/wp-content/uploads/2021/01/5_6321085824028901667-scaled-e1609835397469-2048x1538.jpg 2048w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a></p>
<p>DS920+ juga dibekali dengan 2 slot NVMe M.2 SSD untuk membantu meningkatkan kecepatan pembacaan data dengan teknologi data cache. Sayangnya, kedua slot tersebut memang hanya terbatas untuk data cache dan tidak dapat diakses secara langsung. Untuk melakukan upgrade baik ke slot memory RAM maupun ke slot NVMe M.2 SSD dapat dilakukan dengan mudah tanpa menggunakan peralatan tambahan (tool-less) seperti pada pemasangan HDD 3,5mm yang sudah disebutkan sebelumnya.</p>
<h4>4. Hanya memiliki 2 port Gigabit Ethernet</h4>
<p>Salah satu hal yang kami sayangkan dari Synology DS920+ adalah kedua port ethernet yang tersedia hanya memiliki kecepatan maksimal 1 gigabit. Infrastruktur jaringan dengan kecepatan 2,5 gigabit memang masih belum banyak ditemui di Indonesia. Akan tetapi ketersediaan fitur ini menurut kami cukup penting untuk menunjang performa DS920+ dalam penggunaan jangka panjang. Mengingat perangkat perangkat elektronik keluaran tahun 2020 sudah mulai mengadopsi 2,5 gigabit ethernet. Synology memang memberikan solusi berupa protokol link aggregation yang dapat menggabungkan kedua port menjadi satu untuk mencapai kecepatan 2 gigabit. Akan tetapi fitur ini hanya dapat diakses dengan apabila terdapat perangkat manageable network switch saja.</p>
<h4>5. Ringkas dan Senyap</h4>
<p>Dengan dimensi 166 mm x 199 mm x 223 mm, Synology DS920+ memiliki ukuran yang cukup ringkas untuk NAS dengan kapasitas 4-bay. Hal ini memang harus dibayar dengan penggunaan komponen penyuplai daya yang terpisah dari fisik DS920+. Tetapi, disisi lain desain seperti ini memungkinkan NAS beroperasi dengan lebih dingin dan senyap karena salah satu sumber panas utama adalah komponen penyuplai daya. Komponen penyuplai daya terpisah juga memungkinkan penggantian yang lebih mudah apabila terjadi kerusakan pada komponen penyuplai daya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://efisonlt.com/synology-ds920-nas-4-bay-terbaik/">Synology DS920+, NAS 4-Bay Terbaik?</a> appeared first on <a href="https://efisonlt.com">Efison Lisan Teknologi</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kenapa Kita Perlu Network Attached Storage?</title>
		<link>https://efisonlt.com/kenapa-kita-perlu-network-attached-storage/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kenapa-kita-perlu-network-attached-storage</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Maulana Muhammad Zakiyuddin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Nov 2020 04:31:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[nas]]></category>
		<category><![CDATA[network]]></category>
		<category><![CDATA[storage]]></category>
		<category><![CDATA[synology]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://efisonlt.com/?p=879</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pada artikel kali ini kita membahas mengenai apa itu NAS, kapan sebaiknya seseorang memiliki sebuah NAS dan juga tips dalam memilih NAS yang tepat. Network Attached Storage atau yang biasa disingkat dengan NAS, adalah perangkat penyimpanan file yang terkoneksi dan diakses melalui jaringan. Perangkat NAS secara fisik adalah sebuah komputer yang memilki sejumlah slot untuk&#8230;&#160;<a href="https://efisonlt.com/kenapa-kita-perlu-network-attached-storage/" rel="bookmark">Read More &#187;<span class="screen-reader-text">Kenapa Kita Perlu Network Attached Storage?</span></a></p>
<p>The post <a href="https://efisonlt.com/kenapa-kita-perlu-network-attached-storage/">Kenapa Kita Perlu Network Attached Storage?</a> appeared first on <a href="https://efisonlt.com">Efison Lisan Teknologi</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pada artikel kali ini kita membahas mengenai apa itu NAS, kapan sebaiknya seseorang memiliki sebuah NAS dan juga tips dalam memilih NAS yang tepat.</p>
<p>Network Attached Storage atau yang biasa disingkat dengan NAS, adalah perangkat penyimpanan file yang terkoneksi dan diakses melalui jaringan. Perangkat NAS secara fisik adalah sebuah komputer yang memilki sejumlah slot untuk media penyimpanan data (Drive Bay) dan juga konektor ke jaringan ethernet baik dengan kabel atau tanpa kabel (nirkabel) melalui wifi.</p>
<h2><strong>Selain menyimpan data, apa saja fungsi dari NAS?</strong></h2>
<h3><strong>1. Backup data</strong></h3>
<p>Backup data ini tidak hanya dapat dilakukan di perangkat komputer saja, data di dalam sebuah smartphone dan bahkan server juga bisa dicadangkan ke NAS. Dibanding solusi backup yang ditawarkan oleh cloud, penyimpanan data dalam jangka panjang akan lebih murah menggunakan NAS karena biaya yang dikeluarkan tidak bertambah seiring dengan berjalannya waktu.</p>
<h3><strong>2. File Sharing</strong></h3>
<p>Karena terkoneksi dengan jaringan, NAS dapat diakses secara bersamaan dari dari berbagai perangkat dan pengguna yang berbeda. hal ini memungkinkan NAS untuk menjembatani transaksi file antar perangkat dilakukan melalui jaringan baik dengan kabel maupun nirkabel. Hal ini umumnya berguna untuk pengguna NAS untuk di lingkungan perkantoran dimana transaksi data antar pengguna sering dilakukan dan menjadi lebih mudah karena tidak perlu pemindahan file menggunakan perangkat fisik seperti flash disk. Selain itu, NAS juga dapat terkoneksi dengan internet yang memungkinkan NAS dapat diakses darimana saja melalui perangkat yang terkoneksi dengan internet.</p>
<h3><strong>3. Multiple Access</strong></h3>
<p>Data yang disimpan didalam NAS dapat diakses melalui jaringan yang terkoneksi dengan NAS itu sendiri. Hal ini memungkinkan akses data dari perangkat yang berbeda secara bersamaan yang dapat memungkinkan NAS untuk memberikan akses dari satu file yang sama ke banyak perangkat. File seperti video, film dan musik dapat dinikmati dari berbagai perangkat yang berbeda. Selain itu file dalam bentuk dokumen seperti teks juga dapat diedit dan ditulis dari perangkat yang berbeda.</p>
<p>Dan seiring dengan kemajuan teknologi NAS banyak lagi fitur fitur spesifik lain seperti menyimpan data untuk perangkat CCTV, menjadi server untuk sebuah website pribadi dan bahkan menjadi server untuk streaming video.</p>
<h2><strong>Kapan sebaiknya kita memiliki NAS?</strong></h2>
<p>Jawaban untuk pertanyaan ini cukup mudah, selama anda membutuhkan perangkat penyimpanan data jangka panjang yang dapat diakses melalui banyak perangkat secara bersamaan, maka anda membutuhkan sebuah NAS!</p>
<h2><strong>Kemudian, NAS seperti apa yang cocok untuk anda?</strong></h2>
<p>Ada tiga hal penting yang perlu diketahui sebelum membeli sebuah NAS, pertama dan tentu saja yang paling utama adalah budget. Selain NAS bermerek, NAS juga dapat dibuat sendiri menggunakan komputer yang sudah tidak terpakai, dan bahkan sebuah raspberry pi. NAS bermerek memang mungkin relatif lebih mahal, akan tetapi NAS bermerek seperti dari Synology memiliki performa dan reliability yang lebih baik karena setiap komponennya memang sudah disesuaikan untuk menunjang hal hal yang dilakukan oleh NAS itu sendiri. Disamping itu, NAS bermerk jelas memberikan kemudahan penggunaan karena tidak perlu konfigurasi yang rumit.</p>
<p>Faktor kedua adalah kapasitas, selain kapasitas dari media penyimpanan yang terpasang didalam NAS itu sendiri, kapasitas NAS ditentukan oleh jumlah slot penyimpanan yang terdapat di NAS tersebut. Sebuah NAS dengan 4 slot yang diisi dengan 4 buah HDD berkapasitas 1TB memungkinkan kapasitas penyimpanan hingga 4TB. Beberapa seri NAS tertentu juga memungkinkan adanya expansion slot untuk menambahkan jumlah slot yang dimiliki sebuah NAS, sebuah NAS berkapasitas fisik 4 slot dapat disambungkan ke perangkat expansion slot agar menjadi satu kesatuan NAS dengan jumlah slot yang lebih banyak.</p>
<p>Poin terakhir yang perlu diketahui sebelum membeli sebuah NAS adalah fitur. Sebuah NAS bisa saja menjadi media penyimpanan dengan di lingkungan perkantoran dimana NAS tersebut akan diakses oleh banyak perangkat secara bersamaan, dalam kondisi seperti ini NAS dengan spesifikasi ethernet lebih tinggi tentunya akan lebih menunjang kegiatan di lingkungan perkantoran tersebut. Beberapa NAS keluaran terbaru dengan CPU berarsitektur x86 bahkan memungkinkan transcoding file video 4K berjalan secara native didalam NAS sehingga memungkinkan file video dengan resolusi 4K diakses tanpa memberikan beban terlalu berat di perangkat yang melakukan streaming video tersebut. Beberapa NAS juga disertai dengan modul wifi terintegrasi yang dapat memberikan kemudahan dalam proses setup NAS karena dapat diakses tanpa menggunakan kabel (nirkabel). Selain itu beberapa NAS dengan kemampuan seperti dukungan untuk protokol SAS dan RAID, dapat meningkatkan kemampuan NAS dalam menjamin data yang tersimpan didalam NAS terjaga dengan lebih baik.</p>
<p>The post <a href="https://efisonlt.com/kenapa-kita-perlu-network-attached-storage/">Kenapa Kita Perlu Network Attached Storage?</a> appeared first on <a href="https://efisonlt.com">Efison Lisan Teknologi</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
